Postingan

Bukan Maksudku

Bercandaku keterlaluan, ya? Buktinya aku kehilanganmu. Belum bisa dikatakan lama dan tidak dapat pula dikatakan sebentar. Apanya ? Masa kenalku denganmu. Seseorang yang awalnya kutatap sinis, yang awalnya ingin ku jauhi, yang awalnya tak ku pedulikan. Memang aneh ya, bisa-bisa nya ada rasa yang beda 180 derajat dari awal aku kenal kamu. Ah, memang Tuhan itu Maha Membolakbalikkan hati. Setelah pernah mata kita saling menatap dan saling menjauh secara bersamaan. Tapi sebenarnya bukan itu sih titik balik perasaan ini. Entah dimana titik itu kurasakan. Aku tu orangnya aneh, egois, blak-blakan, becandanya ga bisa dikontrol. Lha kamu ? sebenernya sama sih, tapi lebih egois aku sepertinya. Aku, yang sebagai seorang wanita menganggap bahwa lelaki itu sudah seharusnya kuat, sudah seharusnya tahan banting, sudah seharusnya menjadi tempat bermanja-manja, sudah seharusnya mengerti perempuan, sudah seharusnya menjadi tempat mengadu bagi perempuan. Ah, aku terlalu perempuan. Ta...

Pengorbanan dan Mengikhlaskan

Nama kamu selalu ada didalam setiap doaku. Aku, tidak berharap namaku ada dalam doamu saat ini. Namun aku mensemogakan suatu saat kita ada dalam satu doa yang sama. “Kamu tolong dong ngertiin aku, kamu tuh lebih mentingin kerjaan kamu di banding aku, selalu seperti itu, mas” “Sabar sayang, sebentar lagi juga selesai pekerjaannya” “Satu minggu lalu kamu juga bilang kayak gitu mas, tapi apa ? sampai sekarang kamu gaada waktu buat aku, bahkan untuk ngabarin aku pun kamu ndak bisa” “ya nanti mas ....” Tut tut tut tut tut Sinta, nama itu yang lima tahun belakangan ini mengisi hari-hariku, entah itu marah, perhatian, kesal, rindu, dan apapun dapat terjadi antara kami. Hari ini terulang lagi, dia marah denganku yang lebih mengutamakan pekerjaanku dibandingkan dia. Mau bagaimana lagi, kerjaan ini akan semakin menumpuk jika tidak diselesaikan. Tapi, yang membuat aku sedih adalah, saat dia menelpon tadi, aku mendengar suaranya bergetar, seperti menahan tangisan. Aku benci meli...

Aku, Kamu, dan Keegoisanku

Aku memiliki kecenderungan untuk diam, bahkan saat sangat mengenal seseorang. Kecenderungan itu lebih kurasakan karena merasa nyaman dengan orang tersebut. Tapi tiba-tiba saja orang tersebut hilang. Apakah salahku karena diam? atau bagaimana? apakah salah diam karena nyaman? apakah selalu harus dinyatakan? tapi sebenarnya aku sendiri tak ingin orang tersebut menjauh dan menghilang. Semacam aku butuh orang yang tidak menyerah akan ke-diam-an ku ini. Aku berharap kamu tidak akan menyerah. Pertama kita tidak saling kenal, walaupun kita tak saling mengabaikan satu sama lain, kita juga tak saling merasa membutuhkan satu sama lain. Pertama juga kita tak saling menyapa, tak saling senyum saat papas-an bertemu. Hanya berlalu begitu saja seakan tidak terjadi apa-apa. Tapi saat itu, ditahun terakhir kita satu sekolah, ada yang berbeda. Kita dipertemukan untuk saling meyapa, untuk mencari satu sama lain, ya meskipun hal tersebut karena keperluan akademik. Tapi entah mengapa aku bersyukur. Ba...

Lirik " Di Beranda " - Banda Naira

Oh, Ibu tenang sudah lekas seka air matamu sembapmu malu dilihat tetangga Oh, ayah mengertilah Laraku setiap teringat peluknya Rindu ini tak terbelenggu Ribut suaranya tak ada lagi Kini kamarnya teratur rapi Buah hatiku, buah hatimu Tak usah kau cari dia tiap pagi Dan jika suatu saat Usahlah kau pertanyakan ke mana kakinya kan melangkah Untuk sementara waktu pergi Kita berdua tahu, dia pasti Pulang ke rumah Tak usah kau cari dia tiap pagi Kini Kamarnya teratur rapi Ribut suaranya tak ada lagi Dan jika suatu saat Usahlah kau pertanyakan ke mana kakinya kan melangkah Buah hatiku, buah hatimu Untuk sementara waktu pergi Kita berdua tahu, dia pasti Dan jika suatu saat Usahlah kau pertanyakan ke mana kakinya kan melangkah Buah hatiku, buah hatimu Untuk sementara waktu pergi Kita berdua tahu, dia pasti Pulang ke rumah

What if - Review film "SITI" (SPOILER ALERT)

Gambar
Bagaimana jika yang selama ini kau pertahankan malah membuangmu? Bagaimana jika semua yang telah kau perjuangkan berakhir dengan pelepasan? Bagaimana jika semua yang kau yakini akan membuatmu bahagia, justru menyumbangkan perih luka yang sangat lara? Bagaimana jika kau membuat pilihan dan ternyata akan berakhir sama saja seperti tak ada pilihan? Bagaimana jika benar-benar terjadi? Bagaimana jika itu ---- Mungkin ini yang namanya penghianatan, bukan itu bukan penghianatan. sama sekali bukan. Jujur, pertama kali nonton film ini, feelnya kena banget! sial .. film yang di sutradarai oleh mas Eddie Cahyono berhasil membuat saya pribadi meleleh, memberontak, memikirkan kembali arti penantian, merenungkan lagi arti pengorbanan.  Film ini dikemas secara apik dengan latar hitam putih. Hal tersebut mendukung penyampaian detail cerita yang ingin diutarakan.  Film ini menceritakan tentang siti, suaminya, harapannya, bagas, gatot, karaoke, potensi prost...

Antara Sepeda dan Yogyakarta "bangkitkan (lagi) semangat SEGO SEGAWE"

Gambar
Jogja Istimewa. Begitu juga masyarakatnya. Tak kalah istimewa pesepedanya.  Bersepeda itu menyehatkan, banyak pula manfaat yang didapatkan dengan bersepeda. Dengan bersepeda pun, polusi yang disebabkan asap kendaraan bermotor akan berkurang dan menyebabkan kehidupan terisi dengan atmosfer yang menyenangkan. Bersepeda pun dapat mengurangi kemacetan yang ada akibat tumpukan kendaraan pada satu titik. Seruan bersepeda ini sangat di perhatikan oleh pemerintah kota jogja. Bahkan ada yang mengatakan jogja kota sepeda. Sepeda kanggo sekolah lan nyambut gawe pernah menjadi slogan andalan yang dipakai kota jogja untuk membangkitkan kembali semangat bersepeda. Sebenarnya, kesadaran masyarakat jogja akan penggunaan sepeda untuk kegiatan sehari-hari cukup besar, kegiatan sego segawe menambah kecintaan terhadap sepeda. Komunitas sepeda jogja pun telah menyepakati "ikrar sepeda" pada oktober dua tahun lalu yang intinya akan membangkitkan kembali semangat sepeda untuk jadi transpo...

Dear God

Gambar
"Karena Tuhan yang memberikan kehidupan, Tuhan pula yang berhak mencabut kehidupan" This is my hand made picture, with drawing pen 0.6, 0.3 mm. at BEM FGE's home in the middle of Laprak ~